Fungsi refresh di gunakan untuk membuat “penyegaran” kembali halaman blog ataupun website. Fungsi refresh ini sama dengan fungsi refresh yang ada pada browser internet, perbedaannya yaitu fungsi ini di buat bekerja secara otomatis, yakni pengguna tidak perlu menekan tombol refresh yang ada pada tool bar.
Intinya, setelah kita mengedit atau posting baru pada blog atau web, kadang ketika pengunjung bembuka blog atau web kita, ternyata masih belum melihat postingan atau editan kita yang terbaru. nah..., itulah fungsinya refresh otomatis
Cara buatnya sangat mudah, silahkan anda ikuti langkah-langkah berikut :
1. Kamu harus Login dulu di Blogger.com dengan ID kamu
2. Trus Pilih Layout / Rancangan lalu buka Edit HTML
3. Copy dan paste kode berikut di antara <head> .... </head>
<meta http-equiv="refresh" content="10"/>
Penjelasan :
Content="10" --> angka sepuluh menunjukan bahwa proses refresh akan di lakukan dalam rentang waktu 10 detik.
Catatan :
Jadi sebaiknya angka ini di set jangan terlalu cepat karena bisa menimbulkan kejengkelan kepada para pembaca apabila terlalu cepat di refresh.
Membuat Judul blog bergerak adalah salah satu cara untuk membuat blog sobat menjadi terlihat lebih menarik. Nah, selain itu judul blog bergerak ini pun memiliki fungsi lain sob, mungkin sobat memiliki sebuah blog yang judul blognya panjang, judul blog bergerak ini merupakan salah satu alternatif agar judul blog sobat yang panjang terbaca. Oiya, judul blog yang dimaksud ini adalah nama blog sobat. Hanya dengan mengubah sedikit kode html template sobat, judul blog bergerak pun jadi. Pada postingan sebelumnya juga kita pernah membahas tentang Cara membuat judul adress bar tampil beda. Sama dengan postingan sebelumnya, kita menggunakan script yang dapat membuat judul blog bergerak. Untuk gerakannya, judul blog bergerak ini satu jenis dengan marquee. Yaitu bergerak dari kanan ke kiri. Okedeh sobat, tanpa basa-basi lagi silahkan sobat lihat bagaimana cara Membuat Judul blog bergerak di bawah ini.
Masuk ke blogger.com dan login menggunakan akun blog sobat
Masuk pada halaman Template
Klik Edit HTML lalu Lanjutkan
Cari kode <title><data:blog.pageTitle/></title>, untuk mempermudah pencarian gunakan ctrl+f
Jika kode tersebut sudah ditemukan, ganti kode tersebut dengan kode di bawah ini:
Cara membuat text area di blog. Semua pasti sudah tau kan apa text area itu? Oke, jika ada yang belum tau ane jelasin sedikit. Text area adalah tempat untuk meletakkan atau menyimpan teks atau tulisan-tulisan yang kita anggap penting dalam area/tempat baru, misalnya kode-kode html atau teks artikel yang penting. Dengan membuat teks area di blog kita maka akan mempermudah para pengunjung yang ingin mengcopy dalam teks are tersebut. Nah, sudah faham kan? Oke, langsung saja berikut ini cara memasang teks area di blog kita:
>> Dalam penulisan postingan baru, silahkan pindah ke mode Edit HTML lalu pastekan kode di bawah di bagian postingan yang sobat inginkan:
<p align="center"><textarea name="code" rows="6" cols="20">Ini adalah sebuah contoh penggunaan teks area, silahkan sobat modifikasi sendiri</textarea></p>
Maka jadinya nanti seperti ini:
Selain model text area di atas, ada juga text area dengan model lain. Yaitu teks area yang memakai tombol Highlight dan dengan tombol ini maka akan lebih mempermudah pengunjung yang ingin mengcopy kode dalam text area tersebut karena hanya dengan sekali klik saja. Untuk membuatnya cukup mudah dan berikut cara membuat teks area dengan tombol highlight:
>> Dalam penulisan postingan baru, silahkan pindah ke mode Edit HTML lalu pastekan kode di bawah di bagian postingan yang sobat inginkan:
<div><form name="copy"><div align="center"><input onclick="javascript:this.form.txt.focus();this.form.txt.select();" type="button" value="Highlight All"> </div><div align="center"></div><p align="center"><textarea style="WIDTH: 300px; HEIGHT: 144px" name="txt" rows="100" wrap="VIRTUAL" cols="55">Ini adalah sebuah contoh penggunaan teks area yang memakai tombol highlight, silahkan sobat modifikasi sendiri</textarea></p></div></form>
So jadinya nanti seperti ini:
Nah, bagaimana sobat? Mudah kan cara membuatnya..? Sekian posting kali ini mengenai cara membuat text area di blog. Semoga bermanfaat untuk semua..
Jika di windows xp software screen capture belum tersedia sebagai aplikasi bawaan saat menginstal windows. Maka di Windows 7 terdapat sebuah aplikasi screen capture snipping tools yang dapat digunakan untuk merekam tampilan yang ada di layar komputer (desktop) dan menyimpannya menjadi gambar dengan format jpg. Namun snipping tools tidak terintegrasi pada semua versi windows 7. Snipping tools hanya tedapat pada Windows 7 Home Premium,Windows 7 Professional, dan Windows 7 Ultimate.
Seperti pada software screen capture lainnya misalnya irfan view, fscapture, dll, snipping tool menyediakan beberapa tipe perekaman yaitu:
Free-form Snip. Draw a free-form shape around an object. Merekam gambar yang tercakup dalam batas yang ditentukan oleh pengguna
Rectangular Snip. Drag the cursor around an object to form a rectangle.
Merekam gambar yang berada di dalam cakupan kotak hasil drag mouse
Window Snip. Select a window, such as a browser window or dialog box, that you want to capture.
Merekam tampilan windows tertentu yang sedang aktif di desktop
d. Full-screen Snip. Capture the entire screen.
Merekam seluruh tampilan layar komputer.
Selain tersedia tools untuk perekaman layar komputer, juga tersedia aplikasi image editor sederhana untuk mengedit gambar yang terekam
Beberapa postingan yang mungkin terkait dengan cara merekam desktop , merekam aktivitas komputer, atau merekam audio dan video di komputer menggunakan software gratis untuk tujuan pembuatan tutorial bisa dilihat disini : 1. Cara merekam aktivitas desktop 2. Cara merekam aktivitas di layar komputer ke format video 3. Screenshot desktop menggunakan printscreen
Cara Membuat Link Nudging Di Blog-Link Nudgingmerupakan ling yang bergeser kekiri atau kekanan apa bila mous berada diatas link tersebut. Dalam kesempatan kali Ini akan memberikan resep cara membuat link nudging tersebut. Link tersebut bisa bergerak karena Efek JQuery didalamnya.
JQuerylinknudgingadalah effectanimasipada link hasil dari penambahan padding kiri, effect ini akan nampak saat kita menyentuhkan pointer/mouse pada link, link akan bergerak kekanan atau bergoyang. Contoh pengaplikasian ini bisa anda lihat pada HalamanDaftar Isi Dapur Tutorial Blogspot.
Berikut Langkah-Langkah untuk membuat Link Nudging Di Blog.
Login kehalaman blog
Silahkan masuk kehalaman Edit HTML dengan cara, pada bagian Dasboard pilih Template -->EditHTML -->Teruskan/Proses ( Baca Cara Lengkapnya mengakses halaman Edti HTML)
Jangan Lupa Download Template Lengkap Terlebih dahulu untuk antisipasi kesalahan dalam edit HTML ( Baca Cara Upload dan Back-up template Blog)
Setelah masuk halaman Edit HTML Cari Kode </head>
Sudah ketemu tambahkan kode berikut diatas kode </head>
Kode ini mengubah Kursor standar dan tetap berubah saat kursor diatas link
<style type="text/css"> body{cursor: url("https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhX8UVJYhIISwwNIOZTYsWEbeVxxTqCHtAb4Pqup39h5OSIOmrvYnayI4mMKeQRU2gBu8b01ErsleLRQl_jpd6S9IgPRbzfCiy2APTdUDGMSkRzoeMZRWlUhBx2Fv6AND3JT493LT5jukUN/s320/kursor++2.png"), auto;} body a:hover{cursor: url("https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhX8UVJYhIISwwNIOZTYsWEbeVxxTqCHtAb4Pqup39h5OSIOmrvYnayI4mMKeQRU2gBu8b01ErsleLRQl_jpd6S9IgPRbzfCiy2APTdUDGMSkRzoeMZRWlUhBx2Fv6AND3JT493LT5jukUN/s320/kursor++2.png"), auto;} </style>
Klik Simpan
Selesai dan Lihat Hasilnya
Apabila Sobat belum memiliki URL mouse sendiri, Dapur Tutorial Blogspot memiliki beberapa URL kursor yang bisa sobat dapur Tutorial Blogspot Gunakan Dibawah ini :
Cara Memasang kode Warna Diblog V.2 - Sebelumnya Master Cheft Dapur Tutorial Blogspot sudah sukses memposting Cara Memasang Widget Kode Warna di Blog V.1, pastinya sobat-sobat blogger yang sudah membaca tutorial tersebut masih ingat. nah pada kesempatan kali ini Master Chef ingin berikan resep untuk memasang kode warna v.2.
Kode warna ini terbilang menarik karna dibuat dalam animasi flash yang bergerak berputar. Seperti Terlihat dibawah ini.
cara yang digunakan untuk memasang kehalaman blog baik pada postingan maupun pada sidebar blog juga sangat mudah. Dibawah ini Master chef sudah sediakan kode untuk memasang tool kode warna kehalaman blog. jika sobat Blogger Tertarik untuk memasang tool tersebut tinggal copy kodenya dan masukan kehalaman blog sesuai keingin(bisa didalam postingan dan bisa di widget)
Pada tutorial ini akan ditunjukkan langkah demi langkah pembuatan dasar PivotTable. Contoh file disediakan sehingga memudahkan Anda untuk mengikuti instruksi yang ada.
Catatan : Klik tiap gambar untuk memperbesar ukurannya sehingga lebih jelas.
File Latihan
Download file contoh transaksi.xlsx dari URL berikut :
Simpan file tersebut pada lokasi folder yang Anda inginkan.
Pembuatan PivotTable
Jalankan program Excel 2007 dan buka file latihan yang telah Anda download tersebut.
Catatan : File ini merupakan file contoh fiktif data-data transaksi yang terjadi pada suatu minimarket, dengan produk buah-buahan, sayur-sayuran dan makanan & minuman.
Buka sheet transaksi, dimana datanya terlihat seperti pada gambar berikut ini.
Sekarang pilih range data A1:F43680 atau tekan tombol CTRL + SHIFT + *.
Klik tab Insert pada Ribbon. Kemudian pilih menu PivotTable | Insert PivotTable.
Pada dialog yang muncul, pilih New Worksheet dan klik tombol OK.
Sheet baru akan muncul disertai suatu kotak / placeholder PivotTable (PivotTable Box).
Selain itu terdapat panel daftar field (PivotTable Field List) pada posisi sebelah kanan worksheet. Terlihat pada daftar tersebut 6 field heading dari range data yang kita pilih sebelumnya.
Pada bagian bawah panel terdapat 4 kotak area. Tiap kotak tersebut dapat kita tambahkan field-field yang terdapat di atasnya.
Adapun fungsi dari 4 kotak tersebut adalah sebagai berikut :
Report Filter : pada kotak ini field akan digunakan sebagai filter yang mempengaruhi hasil data pada PivotTable namun tidak akan terlihat sebagai isi dari PivotTable itu sendiri.
Column Labels : data dari field akan ditempatkan pada bagian kolom dari table dengan level sesuai urutan susunan pada area ini.
Row Labels : data dari field akan ditempatkan pada bagian baris dari table dengan level sesuai urutan susunan pada area ini.
Values : nilai field yang terdapat pada kotak ini akan dijadikan sebagai basis perhitungan summary. Tipe summary yang bisa digunakan adaah count, sum, average, dan lain-lain.
Mari sekarang kita coba berbagai kombinasi penempatan field dalam empat kotak area tersebut.
Susunlah layout field dengan urutan berikut :
Field nama_kategori ke kotak Column Labels.
Field nama_produk ke kotak Row Labels.
Field jumlah_unit ke kotak Values.
Perhatikan pada saat ditempatkan di kotak Values, nama field jumlah_unitakan berubah menjadi Sum of jumlah_unit. Ini menandakan bahwa field adalah kalkulasi sum (penjumlahan) dari nilai-nilai field jumlah_unit.
Perhatikan hasil pengaturan ini pada area PivotTable. Area ini akan berisi suatu table dengan grouping field nama_cabang pada bagian baris, field nama_kategori pada kolom.
Sedangkan nilai total jumlah_unit ditempatkan pada cell-cell hasil perpotongan item grouping baris dan kolom tersebut.
Salah satu contoh perpotongan adalah total jumlah unit yang terjual pada PHI Mini Market - Jakarta Pusat 01 dan kategori Makanan & Minuman, adalah sebesar 525.138 unit.
Menambahkan Tipe Summary Baru
Sekarang mari kita tambahkan field jumlah_unit kembali ke kotak Value. Akan muncul field baru dengan nama Sum of jumlah_unit2.
Kita akan mendapatkan satu kolom perhitungan baru yang sama dengan hasil sebelumnya. Tentunya bukan ini yang kita inginkan.
Mari kita kembali ke area Values, dan klik tombol panah bawah pada field Sum of jumlah_unit2. Pilih item Value Field Settings.
Pada dialog yang muncul rubah Sum menjadi Count. Perhatikan nama field akan berubah menjadi Count of jumlah_unit2.
Klik tombol OK.
Pada area PivotTable, kita sekarang mendapatkan dua summary, yakni :
nilai total unit penjualan yang terjadi (sum)
jumlah transaksi yang terjadi (count).
Selesai.
Penutup
Pada artikel tutorial dasar PivotTable ini kita telah mempelajari beberapa teknik berikut :
Persiapan Data : mempersiapkan sumber data PivotTable dari suatu data range.
Pembuatan PivotTable : menghasilkan PivotTable baru pada sheet terpisah dari sumber data.
Pengaturan Layout : menyusun field-field pada bagian area PivotTable : Row Labels, Column Labels dan Values.
Tipe Summary : menentukan tipe summary yang diinginkan. Pada artikel ini, kita menggunakan tipe sum dan count.
Demikian artikel tutorial ini kami sajikan. Semoga dapat bermanfaat buat Anda. Kami juga sangat terbuka atas saran, komentar dan kritikan membangun (jika ada) dari Anda.
Function AVERAGE adalah fungsi yang bisa kita gunakan di Excel untuk menghitung rata-rata dari suatu range nilai.
Syntax dari AVERAGE adalah sebagai berikut :
AVERAGE(range1, [range2], ...)
Keterangan
range1 : adalah nilai tunggal atau range dari cell-cell yang ingin kita hitung nilai rata-rata.
range2 : adalah nilai tunggal atau range kedua dari cell-cell yang ingin kita hitung nilai rata-rata (opsional).
Objektif
Berikut adalah gambaran contoh perhitungan yang ingin kita lakukan.
Contoh Penggunaan Average (klik pada gambar untuk memperbesar)
Langkah Penggunaan AVERAGE
Buatlah satu file workbook baru pada Excel 2007.
Pada sheet1, masukkan data dengan layout seperti berikut.
Data tersebut adalah data fiktif penjualan 4 kuartal dari suatu minimart. Kita akan menghitung rata-rata penjualan per kuartal. Contoh file dapat Anda download disini.
Tempatkan cursor pada alamat B9. Masukkan rumus berikut dan tekan Enter :
=AVERAGE(C5:C8)
Hasil perhitungan nilai rata-rata adalah 11,050 seperti terlihat pada gambar berikut.
Pada Excel 2007 dan versi sebelumnya, fungsi IF merupakan fungsi dasar yang digunakan untuk mendapatkan nilai berdasarkan kondisi tertentu.
Fungsi ini sering disebut sebagai fungsi keputusan, dimana kita menetapkan rule / aturan yang akan mengambil keputusan pengembalian nilai yang berbeda dari input yang masuk.
Syntax dasar dari fungsi IF adalah sebagai berikut
Misalkan kita memiliki contoh data penjualan sederhaan berikut ini. Total Bayar pada kolom "Total Bayar" (G) akan diisi dengan potongan diskon 10% dari "Total" jika pada kolom "Diskon" terdapat nilai "Y".
Pemecahannya untuk cell G2 adalah sebagai berikut :
=F2*IF(C2="Y",0.9,1)
Penjelasan :
Nilai G2 (Total Bayar) didapat dari hasil perkalian F2 (Total) dengan 0.9 (diskon 10%) jika nilai C2 (Diskon) adalah "Y".
Jika nilai C2 (Diskon) bukan "Y" maka tidak ada diskon, dan nilai G2 sama dengan nilai F2.
SUMIF adalah fungsi penjumlahan nilai-nilai yang terdapat pada suatu range data, namun nilai yang diambil adalah berdasarkan pada satu pengkondisian atau filter yang ditentukan oleh kita.
Syntax dari fungsi SUMIF adalah sebagai berikut :
SUMIF(range, criteria, [sum_range])
Keterangan
range : adalah range dari cell-cell yang ingin kita evaluasi berdasarkan kriteria yang akan kita tentukan.
criteria : kondisi atau aturan filter yang ingin kita gunakan.
sum_range : jika ini disebutkan maka range ini yang akan jadi acuan untuk mengambil nilai, tetapi posisinya sesuai dengan kolom - baris dari range yang terfilter.
Contoh Penggunaan
Sebagai contoh, kita memiliki data range seperti terlihat di bawah ini (A2:D10). Yang ingin kita lakukan adalah mengambil total dari Kacang saja kemudian ditempatkan hasilnya pada D11.
Tempatkan cursor pada cell D11 dan ketikkan formula berikut :
=SUMIF(D3:D10,"=Kacang",C3:C10)
ini artinya dari range kriteria dari D3:D10, kita mengambil yang nilainya Kacang saja. Setelah itu ambil range nilai yang akan dijumlah yaitu C1:C10.
Hasilnya akan terlihat sebagai berikut. Nilai 15 didapatkan sebagai total jumlah untuk Kacangsaja.
Selesai
Download Contoh
Klik disini untuk mendownload contoh worksheet yang berisi penggunaan SUMIF pada artikel in
VLOOKUP adalah salah satu fungsi pada Microsoft Excel yang sangat populer digunakan sejak versi awal sampai sekarang.
Fungsi lookup value pada Excel ada dua, yaitu :
VLOOKUP (Vertical Lookup).
HLOOKUP (Horizontal Lookup).
Sesuai namanya, VLOOKUP digunakan untuk mencari data pada baris demi baris (vertikal) pada tabel referensi. Sebaliknya, HLOOKUP digunakan untuk mencari data dengan referensi data kolom demi kolom (horisontal).
Untuk memperjelas cara kerja dari VLOOKUP, perhatikan gambar ilustrasi berikut ini.
Ilustrasi Proses VLOOKUP (Vertical Lookup)
Ilustrasi tersebut menggambarkan mekanisme pencarian VLOOKUP sebagai berikut :
suatu cell data dengan nilai "kode 3" (lookup value) akan digunakan sebagai kunci pencarian ketable referensi (table_array) .
data pada kolom pertama (kode 1, kode 2, kode 3, dan kode 4) pada table_array berfungsi sebagai kunci referensi.
dari proses ini, kita akan ketemu data yang dicari pada posisi di baris ke 3 table referensi.
tetap pada baris ke 3 tersebut, kita akan mengambil nilai dari kolom yang kita inginkan (col_index_num). Misalkan kita mengambil kolom ke 2, maka kita akan mendapatkan nilai 4 sebagai datanya.
Jalankan aplikasi MS Excel 2007 dan buka file data_vlookup.xlsx tersebut
File ini berisi dua sheet :
transaksi_penjualan : berisi contoh data transaksi penjualan
master_produk : berisi data lengkap referensi produk
Buka sheet transaksi_penjualan. Pada sheet ini tidak ada informasi nama produk, yang ada adalah data kode produk. Dan melalui nilai kode produk ini kita akan cari data nama produk yang terdapat pada sheetmaster_produk.
Sisipkan 1 kolom kosong diantara kolom E (kode_produk) dan F (jumlah_pembelian) sehingga F bergeser ke G. Pada kolom F1 isikan nilai nama produk.
Insert kolom "nama produk" (klik pada gambar untuk memperbesar)
Cell-cell yang berada di bawah kolom F (nama produk) ini akan dicari dari sheetmaster_produk berdasarkan nilai cell pada kolom E (kode_produk) dengan penggunaan fungsi VLookup.
Sebelumnya pastikan bahwa table data pada sheet master_produk sudah terurut pada kolomB (kode_produk).
Pada kolom F2 masukkan fungsi vlookup sebagai berikut :
=VLOOKUP(E2,master_produk!$B$2:$F$42,3)
dimana E2 menunjukkan nilai dari kode produk, yang akan dicari ke tabel data dengan range B2 s/d F42 di sheetmaster_produk.
Dari range $B$2:$F$42 tersebut pastikan kolom pertama adalah kolom B (kode produk) sebagai referensi. Setelah itu kita ambil kolom ketiga dari range yang merupakan nama produk.
Anda seharusnya mendapatkan nama produk "salak 1 kg" pada cell F2.
Copy cell F2 ke seluruh baris di bawah. Anda seharusnya mendapatkan hasil sebagai berikut di bawah ini.
Selesai
Video Tutorial pada Youtube
Bagi Anda yang mungkin masih bingung dengan penggunaan fungsi VLOOKUP, dapat melihat video kami dengan mengklik link berikut.
PivotTable merupakan alat dan metode presentasi dan utilitas analisa data yang sangat powerful di Excel.
Kita dapat secara dinamis dan sangat user friendly melakukan pengurutan, pengelompokan, dan nilai summary atau agregasi data dari berbagai kolom yang dikelompokkan tersebut.
Pada saat tuntutan akan laporan analisa dari pihak manajemen dan direksi semakin meningkat, maka penguasaan akan PivotTable hampir merupakan keharusan - sesuatu yang tidak dapat dihindari.
Oleh sebab itulah, kami menyajikan tutorial PivotTable pada Excel 2007 ini langkah demi langkah dalam beberapa artikel agar Anda dapat lebih mudah mengikutinya.
Catatan : Tiap artikel akan disusun dari fitur yang paling sederhana sampai dengan tingkat lanjut.
Address adalah function Excel yang digunakan untuk mengambil representasi teks dari referensi alamat cell berdasarkan posisi kolom dan baris. Tipe data dari nilai kolom dan baris adalah angka / integer.
Syntax dari fungsi Address adalah sebagai berikut :
abs_num : adalah isian yang menentukan tipe pengembalian alamat - nilai-nilainya adalah sebagai berikut :
1 : alamat dalam format absolut (sama dengan jika nilai abs_num tidak diisi)
2 : alamat dalam format absolut untuk baris / row, sedangkan kolom / column tetap relatif
3 : alamat dalam format absolut untuk kolom / column, sedangkan baris / row tetap relatif
4 : alamat dalam format relatif
a1 : jika TRUE maka akan mengembalikan format kolom berdasarkan alfabet (A, B, C... AA, ...) dan baris berdasarkan angka (1,2,3,...). Sedangkan jika FALSE maka akan mengembalikan berdasarkan angka namun dengan prefix R untuk baris dan prefix C untuk kolom.
sheet_text : penambahan teks di depan alamat
Contoh Penggunaan
Berikut adalah screenshot contoh penggunaan dari fungsi Address. Dokumen Excel contoh tersebut dapat didownload pada bagian akhir artikel ini.